BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Desa (Pemdes) Anjir Mambulau Timur, Kecamatan Kapuas Timur, terus meningkatkan terkait sanitasi dan ketahanan pangan untuk mencegah stunting.
Melalui penggunaan Dana Desa (DD) untuk Desa Anjir Mambulau Timur diarahkan untuk mencegah stunting dan peningkatan gizi bagi masyarakat terutama yang tinggal di sekitar sungai kerokan bagian darat, tepatnya di handel Melati dan Handel Mulya RT 11 dan RT 12 dengan dibuatkan WC sebagai fasilitas sanitasi.
"Langkah pencegahan stunting adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang disingkat PHBS. Yaitu dengan meningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan, Karena itulah kita membangun 9 buah WC," kata Kepala Desa Anjir Mambulau Timur, Rahman Effendy, Jumat, 10 Februari 2023.
Dijelaskannya juga petugas posyandu, dengan Ketua Tim Penggerak PKK desa telah melaksanakan kegiatan rutin di posyandu.
"Serta adanya ketahanan pangan dari desa kita, yaitu kebun dari Tim penggerak PKK Desa Anjir Mambulau Timur yang berada di Jalan Trans Kalimantan atau jalan lintas," ucapnya disela monev DD.
Turut hadir dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini dihadiri Sekretaris Camat, Amaludin beserta staff kecamatan lainnya, pendamping lokal desa dan lainnya.
Sementara, Sekretaris Camat Amaludin selaku ketua Tim monitoring dan evaluasi mengatakan pada dasarnya monitor dan evaluasi yang dilakukan pada berjalan lancar dan segala yang menjadi prioritas pembangunan desa sudah dilihat bersama.
--page
"Ke depan kita harap apa yang menjadi kekurangan akan kita benahi bersama. Dalam kesempatan ini, yang menjadi usulan desa juga kita tinjau, rencana perbaikan jembata," ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)









