BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi mengingatkan salah satu tantangan dalam bonus demografi 2030 adalah produktivitas generasi muda.
“Kalau kita ingin menuju bonus demografi yang diharapkan pada tahun 2030, tantangan terbesarnya bukan soal usia, tetapi apakah produktif,” ungkapnya dalam rapat kunjungan kerja bersama Pemprov Kalteng dan tokoh pemuda Kalteng di Aula Jayang Tingang baru-baru ini.
Selain itu, Dede Yusuf menilai perkembangan pada zaman sekarang anak-anak muda cenderung tidak tertarik untuk menjadi aktivis.
Ia menuturkan, jika melihat jumlah usia pemuda dengan usia 16 sampai 30 tahun berjumlah sekitar 65 juta, kurang lebih 25 persen dari jumlah penduduk.
“Pemuda-pemuda masa depan yang nantinya menggantikan kita menjadi pemimpin-pemimpin akan terbuai dan juga akan terhambat oleh tantangan-tantangan,” tuturnya.
--page
Dede menilai, salah satu tantangan terbesar antara lain lapangan pekerjaan, kemudian skill atau kemampuan untuk masuk dan beradaptasi ke dunia kerja, kesehatan, kesetaraan gender dan faktor lainnya. (HERMAWAN DP/Y)









