Ratusan warga di Jl H Nanang Asran, Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gempar karena kebakaran terhadap 10 rumah warga, Sabtu (27/2/2016) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.
Kebakaran tersebut diduga kuat akibat adanya korsleting listrik di salah satu rumah warga, dan dengan cepat menjalar ke rumah warga lainnya.
"Tidak ada korban dalam kebakaran tersebut, namun kerugian mencapai Rp800 juta," ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kasat Reskrim AKP M Ali Akbar, Sabtu (27/2/2016).
Api tersebut bermula dari plafon rumah milik Purnama, yang berkontruksi depan beton dan belakang kayu. Saat itu korban sedang tidur lelap. Warga sekitar yang melihat hal itu langsung berteriak membanguninya, sehingga dia bisa keluar dari rumah itu melalui pintu belakang.
Setelah ia keluar, api terus membesar/ Bahkan langsung menjalar ke rumah warga lainnya di samping tempat pertama kali api muncul. Melihat hal itu ratusan warga langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun apa terus membabi buta hingga menghanguskan 10 buah rumah yang berada di dekat tempat tersebut.
Pemadam dari PT Indo Belambit, yang ada di dekat tempat kejadian juga tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya berusaha menahan api agar tidak menjalar lebih besar lagi.
Sedangkan dua buah mobil damkar yang datang dari sampit tidak dapat digunakan, karena tidak dapat masuk ke jalan tersebut yang hanya bisa dilintasi oleh motor saja.
"Saat ini kami masih menyelidiki kebakaran tersebut, guna mengetahui pasti darimana asal muasal api itu," kata Ali. (M HAMIM/m)








