SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) perkumpulan tenaga ahli profesional Indonesia (Pertapin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rudi Irwandi mengatakan Bupati Kotim Halikinnor meminta pihaknya segera melakukan sertifikasi tenaga kontruksi untuk mempercepat pembangunan awal tahun.

"Beliau mintanya (uji kompetensi dan sertifikasi) harus bulan Februari karena masih banyak pekerjaan pemerintah yang tidak bisa dilaksanakan tender," ujarnya,  Minggu, 12 Februari 2023.

Rudi menambahkan, keinginan Bupati Kotim untuk mempercepat pembangunan di awal tahun terlebih menjelang Pekan Olahraga Provinsi 2023 ini sempat terkendala tenaga konstruksi belum memiliki sertifikasi. Hal ini karena sertifikasi menjadi syarat yang harus dimiliki tenaga konstruksi yang bekerja untuk proyek pembangunan pemerintah.

"Sebanyak 159 perusahaan di Kotim mati izinnya karena tidak memiliki tenaga kerja yang memiliki sertifikasi. Dimana satu perusahaan itu memerlukan minimal 3 tenaga konstruksi tersertifikasi," ujarnya. 

Untuk itu, Pertapin bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) demi mewujudkan uji kompetensi dan sertifikasi di Kotim. Disebutnya, kegiatan yang digelar Sabtu, 11 Februari 2023, sore hari di Hotel Pondok Family tersebut dipersiapkan dalam waktu singkat yakni 10 hari saja. Sehingga peserta belum terlalu banyak.

--page

"Pertapin ditetapkan untuk melaksanakan acara ini meskipun dengan waktu pendaftaran yang sangat terbatas hanya 10 hari saja. Dalam 10 mendapatkan peserta 33 tenaga konstruksi," paparnya. (DEWI PATMALASARI/J)