BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Satreskrim Polres Kapuas telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kejadiaan dugaan keracunan massal warga di Handel Rigei, Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak.
Informasi dihimpun, keracunan massal ini terjadi diduga setelah 100-an lebih warga menghadiri dan menyantap makanan, di sebuah acara yang digelar di salah satu rumah warga di desa tersebut pada Kamis, 16 Februari 2022. Selanjutnya, muncul gejala keracunan seperti mual, muntah, diare pada Jumat dan Sabtu.
"Sudah datang kemarin ke TKP. Kami juga sudah olah TKP di sana," kata Kasatreskrim Polres Kapuas Iptu Iyudi Hartanot mewakili Kapolres AKBP Qori Wicaksono saat dikonfirmasi, Minggu sore, 12 Februari 2023.
Pihaknya-pun saat ini tengah menyelidiki kejadian ini dan sedang dilakukan pemeriksaan kepada para saksi-saksi di lokasi kejadian.
"Untuk sampel makanan sudah di koordinasikan dengan Dinas Kesehatan untuk di uji laboratorium," jelasnya.
--page
Sementara itu, Kepala Desa Saka Lagun, Samsir pada Minggu pagi mengatakan, ada 125 orang yang dirawat dengan rincian 3 orang dirawat di RSUD Kapuas dan 122 orang dirawat di lokasi dengan kondisi stabil. Dari jumlah tersebut, sebagian ada yang dirawat di Poskesdes dan Posko Darurat didirikan dinas terkait. (DODI RIZKIANSYAH/Y)









