PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Timur bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat mulai mencetak sawah baru seluas 200 hektare di Desa Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit.
“Hari ini merupakan pencanangan untuk Kalimantan Tengah, kita dapat program pencetakan sawah dari pemerintah pusat melalui pemerintah daerah,” kata Danrem 102/Panju Panjung, Kolonel Arhanud Purwo Sudaryanto saat meninjau pencetakan sawah di Desa Lempuyang bersama Bupati Kotim Supian Hadi, Sabtu (27/2/2016).
Purwo mengatakan, pada tahun ini Kalteng mendapat jatah pencetakan sawah baru seluas 17.300 ha yang terbagi di 9 kabupaten, termasuk Kotim. Ada dua kabupaten yang mendapat jatah pencetakan sawah paling luas yakni Kapuas dan Katingan, masing-masing 5000 ha.
Pencetakan sawah ini merupakan kerja sama dengan pemerintah daerah dan TNI yang dipercaya melaksanakan dengan sistem swakelola menggandeng mitra dan masyarakat setempat karena keterbatasan peralatan.
Dia berharap, pencetakan sawah di Kotim menjadi percontohan supaya bisa segera dilakukan tanam perdana. “Saya lihat upaya bupati untuk meningkatkan pertanian di sini cukup bagus, apalagi cuma tinggal mengejar 4.500 ton untuk swasembada,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kotim Supian Hadi yang hadir saat pencetakan sawah perdana ini, mengatakan, program yang dijalankan ini sangat sejalan dengan tekad pemerintahannya untuk meningkatkan pertanian. “Kami memprogramkan swasembada beras Kotim sejak 2010 lalu dan kami optimistis tercapai pada 2017,” tandas Bupati.
Menurutnya, Kotim memliki lahan untuk mencapai swasembada, hanya saja terkendala oleh status kawasan yang masih dinyatakan hutan. “Kita mengusulkan pelepasan kawasan 52.000 hektare, nanti berapapun yang disetujui akan kita laksanakan,” kata Supian.
(FI/B-2)


