TIM SAR gabungan meng­gelar simulasi pe­nyelamatan kor­ban­ bencana alam di Jembatan Jelai, Sukamara, Sab­tu (27/2/2016).


Dalam latihan ini, tim SAR yang terdiri dari polres, Taga­na­, Dinsos, Damkar, Satpol PP, dan Kesbangpolinmas ber­simulasi menyelamatkan seo­rang korban bencana dengan cara memanjat jembatan.


Korban disimulasikan ada di dasar sungai, sehingga harus dianggkat dengan meng­gu­nakan tali.


Simulasi ini digelar sebagai bentuk kesiapan tim SAR Su­ka­mara untuk menghadapi bencana alam.


Wakapolres Sukamara, Kompol Yoyo Roswandi me­nga­takan simulasi ini meru­pa­­­kan tindak lanjut dari rang­­kaian kegiatan yang dila­­kukan sejak Januari 2016.


“Di Sukamara masih belum ada instansi yang khusus menangani bencana, karena itu kami antisipasi bersama bila terjadi bencana sewaktu-waktu,” katanya.


Menurut Yoyo, simulasi ini dilakukan untuk mendidik dan melatih anggota agar nan­ti saat ada musibah, sehi­ng­ga tim SAR siap untuk ber­buat apa saja, sehingga tidak bingung lagi saat di lapangan.


“Cara menolong korban ini sudah sesuai prosedur, sehingga adalah yang telah dipraktikan, sehingga penting­ untuk mengasah keterampilan yang secara otomatis ang­go­ta paham apa yang harus dilakukan saat ada bencana,” ucapnya.


Yoyo berharap kepada Pem­kab Sukamara sepatnya membentuk badan penanggu­lanagan bencana sehingga jika ada bencana bisa sigap sendiri tanpa harus menung­gu­ bantuan dari daerah lain. (MG-13/B-6)