BORNEONEWS, Palangka Raya - Presiden Joko Widodo mengatakan, besarnya partisipasi masyarakat dalam menangani pandemi dan perekonomian nasional dinilai sebagai langkah yang paling mendukung dan menjadi salah satu kunci keberhasilan pemerintah dalam penanganan pandemi di tanah air.
“Partisipasi ini menjadikan semua pihak ikut serta dalam penanganan pandemi. Partisipasi inilah yang harus kita apresiasi, kita hargai, karena semua memberikan dukungan. Dunia usaha, masyarakat di bawah, semuanya bergerak,” kata presiden dalam siaran persnya.
Selain itu, pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya dengan melakukan keputusan dan kecepatan bertindak dalam menangani pandemi. Sehingga, perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa terkendali dengan baik.
“Tentunya, kecepatan dalam bertindak itu juga disesuaikan dengan data-data yang ada di lapangan. Langkah-langkah yang diambil selama ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan, tetapi kita bisa melakukannya dengan baik,” pungkasnya.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Senin, 13 Februari 2023 kasus konfirmasi Covid-19, pasien sembuh, dan jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan.
--page
Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.432 kasus, pasien sembuh 58.678 orang, dan pasien meninggal dunia 1.739 orang.
Kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 8 orang dan yang isolasi mandiri ada 7 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,10 persen, dalam perawatan 0,02 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/Y)









