BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor mengatakan, saat ini, kondisi cuaca tidak bisa diprediksi. Namun demikian, harus tetap waspada karhutla.
"Biasanya ramalan cuaca bulan September, Oktober, November, Desember itu hujan. Tapi saat ini tidak bisa diramalakan lagi. tetapi tang jelas yang harus kita waspadai adalah kebakaran," ujarnya, Senin, 13 Februari 2023.
Diketahui, hingga saat ini, wilayah Kotim masih didominasi hujan. Namun sempat diawal tahun cuaca panas dalam sepekan memicu kebakaran di beberapa titik.
"Yang pasti kalau kemarau problematika kita adalah kebakaran dan ini tanggung jawab kita semua tetapi leading sectornya BPDB dan Damkar," kata Bupati.
Ia mengingatkan BPDB dan Damkar untuk tetap siaga karhutla dengan mengecek segala kelengkapan. Dalam kondisi cuaca apapun harus tetap siaga.
--page
Wilayah Kotim rawan terjadi kebakaran saat musim kemarau. Kondisi tanah gambut membuat api sulit padam. Oleh sebab itu, semua pihak harus waspada karhutla. (DEWI PATMALASARI/Y)









