PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wayan Supadno, petani sukses di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat membagikan tips suksesnya hingga bisa mendapatkan kepercayaan dari investor dalam menjalankan usahanya.

Petani, Peternak dan Pengusaha sukses di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat yang mendapat julukan Pak Tani melemparkan sebuah pertanyaan sederhana.

Bagaimana caranya agar hanya modal Rp5 juta tetapi laba bisa Rp100 juta, karena memakai kepercayaan modal orang lain? Juga bagaimana agar bisa cipta lapangan kerja bagi pengangguran di sekitarnya modal hanya Rp5 juta tersebut?

"Terlahirnya kepercayaan tidak bisa instan. Butuh proses panjang dan sulit. Diuji oleh banyak pihak dari waktu ke waktu, ragam kasus dan multi lokasi. Berjalannya waktu asal karakter dan kapasitasnya dijaga maka kepercayaan juga terbentuk," kata Wayan kepada Borneonews pada Senin, 13 Februari 2023.

Kedua, karakter. Ini menurut Wayan sama dengan mental, moral, tabiat, watak. "Orang Jawa bilang, kalau watuk atau batuk mudah diobati, tapi kalau watak sulit diobati. Maka tidak boleh sakit watak atau karakter itu. Implementasinya semangat, jujur, disiplin, komitmen dan lainnya," tambahnya.

Ketiga, kapasitas. Menurut Wayan ini artinya kemampuan, kecerdasan, kepintaran, keterampilan dan lainnya. Implementasinya kepemimpinan, analisa keuangan, analisa pasar, agroklimat dan lainnya. Sering melakukan jadi terampil.

--page

"Antara karakter dan kapasitas sama pentingnya. Paralel harus berjalan sama. Karakter bagus misal semangat, disiplin, jujur dan lainnya. Jika bodoh tanpa punya kapasitas juga jadi sebab bangkrut. Karena tiap menghitung salah. Tiap memutuskan bukan jadi solusi, justru jadi masalah panjang. Tidak bisa dipercaya,"

"Punya kapasitas bagus cerdas, ada gelar double dan lainnya. Bisa memimpin, daya nalar analisisnya cepat dan pernah juara IPK kuliahnya tinggi. Tapi kalau rakus, halal dan haram dijadikan satu, dimakan berjemaah dengan anak buahnya. Jadi sebab bangkrut. Tidak bisa dipercaya," jelasnya.

Idealnya, lanjut Wayan, antara karakter dan kapasitasnya sama dijaga ketat agar mengkristal. Jadi merek perorangan yang mudah dipercaya oleh banyak pihak. Misal, distributor suatu produk, dipercaya oleh banyak pabrik dan banyak pelanggan produknya.

"Dari pada pabrik harus banyak investasi gudang di banyak tempat dan gajian untuk banyak orang pengelolanya. Mendingan dipercayakan ke distributor membayarnya boleh mundur. Asal bisa dipercaya lalu lancar jaya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/Y)