KANTOR Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Barito Utara berlantai dua yang baru selesai dibangun namun belum difungsikan di kawasan stadion olahraga Swakarya Muara Teweh dijadikan tempat para pelaku menghisap lem Fox.
“Di dalam bangunan terutama di lantai dua tersebut banyak ditemukan bekas kaleng lem Fox yang dibungkus dengan plastik putih,” kata seorang warga Muara Teweh, Arief, Minggu (28/2/2016).
Terkait dengan masalah itu, Bupati Barito Utara Nadalsyah langsung memerintahkan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum setempat untuk segera menutup bangunan kantor pemadam tersebut, supaya tidak ada lagi yang bisa masuk ke dalam gedung tersebut.
Bangunan ini akan dibenahi terlebih dahulu seperti akan dilakukan pengecoran sekitar halaman depan dengan menggunakan kontruksi rigit.
“Mengingat peralatan pemadam itu seperti tangki pemadam memiliki beban berat, sehingga harus dibangun pondasi yang kuat,” kata Nadalsyah.
Sedangkan pagar depan itu akan dibongkar sebagai jalur keluar masuk mobil pemadam disaat menghadapi suasana genting pada musibah kebakaran, semua akan dicor beton guna memudahkan saat keluar masuk mesin pemadam, sementara bangunan itu belum bisa difungsikan.
Maka alangkah baiknya ditutup demi menjaga aset pemerintah daerah, disamping itu nantinya akan ditempatkan petugas dari Satpol PP untuk menjaga aset tersebut supaya tidak dirusaki para tangan-tangan jahil yang suka tidak bertanggung jawab.
“Kita harapkan bangunan ini segera difungsikan sehingga tidak menjadi tempat yang tidak diinginkan,” ujar Nadalsyah. (ANT/B-5)


