BORNEONEWS, Sampit - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) perkumpulan tenaga ahli profesional Indonesia (Pertapin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rudi Irwandi mengatakan, pihaknya akan melakukan uji kompetensi dan sertifikasi khusus tenaga konstruksi dan konsultan konstruksi akhir Maret 2023 mendatang.
"Maret akhir atau awal April 2023 akan ada uji kompetensi dan sertifikasi tenaga konstruksi untuk mengejar pekerjaan yang harus dilelang di awal tahun," ujarnya, Selasa, 14 Februari 2023.
Disebutnya, terdapat 159 perusahaan konstruksi mati izinnya karena tidak memenuhi minimal 3 tenaga konstruksi tersertifikasi.
Dengan data tersebut, ia memperkirakan masih ada 400 lebih tenaga di wilayah ini belum memiliki sertifikasi, sehingga pembangunan awal tahun terhambat. Sebab tenaga konstruksi yang bekerjasama dengan proyek pemerintahan diwajibkan memiliki sertifikasi.
"Kami berharap uji kompetensi dan sertifikasi Maret nanti menjaring banyak peserta," kata Rudi.
--page
Kegiatan ini sebagai upaya mendukung percepatan program pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim. Sebagaimana intruksi Bupati bahwa pembangunan harus segera dilakukan awal tahun agar tidak terjadi keterlambatan. (DEWI PATMALASARI/H)









