BORNEONEWS, Nanga Bulik – Jajaran Satlantas Polres Lamandau telah menggelar Operasi Keselamatan Telabang 2023 selama 14 hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menekan angka kecelakaan lalu litas di wilayah setempat.
Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono mengatakan, dalam operasi Keselamatan Telabang 2023 itu pihaknya menurunkan ratusan pasukan gabungan dari Polri, TNI, Satpoldam dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lamandau.
Operasi Keselamatan Telabang 2023 berlangsung selama 14 hari mulai dari 7 Februari 2023 hingga 20 Februari 2023. Pelaksanaan operasi, dilatarbelakangi tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan budaya tertib lalulintas masyarakat.
“Angka kecelakaan tahun 2022 dibanding 2021 meningkat 20,9%. Sementara, penyebab kecelakaan lalulintas dominan adalah pelanggaran atau human eror,” ungkap Bronto saat dikonfirmasi pada Selasa 14 Februari 2023.
Dalam kegiatan tersebut pihaknya berkomitmen untuk tetap menggelar operasi secara humanis, persuasif dan imbauan kepada pengendara. Ia juga meminta anggota di lapangan memberikan teladan taat dan tertib lalu lintas.
Sasaran operasi, sebut Bronto, pengemudi dibawah umur, menggunakan gawai (handphone) saat berkendara, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, pengemudi tidak menggunakan safety belt dan pengemudi ugal ugalan.
--page
“Selain itu kami tetap memberikan perhatian khusus bagi pengendara yang melakukan pelanggaran over domension dan overload (ODOL),” bebernya.
Bagi pengendara, Kapolres mengimbau agar selalu tertib berlalu lintas saat berkendara. “Siapkan segala hal yang penting. Mulai dari kendaraan, fisik, surat-suratnya, serta taati aturan-aturan yang ada selama berlalu lintas,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/R)









