PRESTASI membanggakan diraih tiga pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Pangkalan Bun dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat yang digelar di SMKN 2 Pangkalan Bun, Sabtu hingga Senin (23-25/2/2016).
Disebut membanggakan karena ketiganya berhasil menyabet juara satu pada tiga bidang lomba berbeda.
Ketiga pelajar itu yakni Heny Kartini yang menjuarai bidang agronomi (keahlian agribisnis tanaman pangan dan holtikultura), Mia Indriani juara bidang farmasi, dan Ridwan juara bidang website.
Selain menyabet juara satu di tiga bidang itu, perwakilan SMK Muhammadiyah lainnya juga berhasil menempati posisi ketiga lomba debat bahasa Indonesia, tari daerah Kalimantan Tengah, dan LKS agronomi.
Bagi siswa yang berhasil meraih juara pertama akan mewakili Kabupaten Kotawaringin Barat dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Kalteng.
Sesuai jadwal yang telah disusun panitia, siswa berprestasi tersebut akan diberangkatkan ke Kota Palangka Raya pada pertengahan Maret 2016.
Kepala SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Ridwan menuturkan, LKS merupakan kegiatan yang rutin diikuti sekolahnya setiap tahun. Secara struktural kegiatan itu dilaksanakan mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Ajang LKS ini bertujuan untuk menggali potensi masing-masing jurusan pada SMK di Kabupaten Kotawaringin Barat,” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (27/2/2016).
Bagi SMK Muhammadiyah, selama keikutsertaan pada ajang itu baru kali ini berhasil memborong gelar juara untuk tiga bidang lomba sekaligus.
Hal ini menunjukan bahwa sekolah non unggulan juga mampu berprestasi di bidang akademik, seni, dan budaya. “Ini merupakan pembuktian bagi masyarakat bahwa SMK Muhammadiyah juga mampu berprestasi dan mengungguli sekolah favorit,” sebutnya.
Ia melanjutkan, khusus di bidang agronomi, SMK Muhammadiyah memang merupakan langganan juara. Namun, untuk website, tahun sebelumnya hanya mampu meraih peringkat tiga. Sedangkan farmasi baru dilombakan pada tahun ini.
Ridwan menurutkan, untuk mendukung proses pembelajaran, SMK Muhammadiyah memiliki guru yang berkompeten. Selain itu ditunjang dengan peralatan, bahan, dan tempat yang memadai. (B-3)


