TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Lembaga ketahanan pangan berupa lumbung pangan yang ada di Desa Tangkum Kabupaten Barito Timur akan diterapkan pada kabupaten lain penghasil padi di Kalimantan Tengah.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Riza Rahmadi saat meninjau lumbung pangan di Desa Tangkum Kecamatan Raren Batuah, Selasa, 14 Februari 2023.

"Jadi pola ini (lumbung pangan) akan kita coba sebarkan di potensi-potensi padi yang besar seperti di Kapuas dan Pulang Pisau, Katingan dan Kotim. Di Desa Tangkum Barito Timur ini sudah bagus, lumbung pangan yang ada dikelola oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa)," ujar Riza.

Dia berharap dengan adanya lumbung pangan, harga beras di pasaran yang fluktuatif dapat dikendalikan serta daya beli dan ketahanan pangan di desa tetap terjaga.

"Di sini sejak tahun 2016 sudah ada lumbung pangannya dengan kapasitas 3 ton dan sekarang telah meningkat menjadi 10 ton," ungkap Riza.

--page

Saat panen tiba BUMDes membeli gabah dari petani dan menyimpan dalam lumbung pangan untuk kemudian nanti dijual kembali ke warga setempat saat harga beras mengalami kenaikan, namun harga jual beras dari BUMDes ini di bawah harga pasar.

"Inilah cara desa untuk meringankan beban kita yang mungkin pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten tidak sampai ke sini untuk menangani kenaikan harga beras. Dengan adanya lumbung pangan seperti ini juga akan membuat ketahanan pangan di desa terjaga," tambah Riza.

Kades Tangkum, Triyanto menyambut baik kunjungan Kadis Ketahanan Pangan Kalteng tersebut. Dia mengaku bahwa lumbung pangan yang ada di desa tersebut merupakan bantuan dari pemerintah daerah pada tahun 2016 plus modal untuk membeli gabah dari petani.

"Alhamdulillah sampai tahun 2022 kemarin lumbung pangan Desa Tangkum masih berjalan dengan baik, gabah yang kami beli kami giling dengan alat produksi sendiri kemudian kami menjual kembali ke petani dengan harga di bawah harga pasaran," katanya mengisahkan.

--page

Kades berharap pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi tersebut mendukung keberlangsungan lumbung pangan di desa yang dipimpinnya karena selama ini telah memberikan manfaat yang besar bagi ketahanan pangan warga setempat. (BOLE MALO/J)