KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan suatu wadah komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru. MGMP beranggotakan seluruh guru yang bertugas di suatu sekolah.

Sebagai suatu wadah yang bertujuan mengembangkan kompetensi guru maka MGMP berkewajiban menyelenggarakan kegiatan yang mengarah ke pengembangan kompetensi tersebut.

MGMP Bahasa Indonesia dan Matematika Seruyan Raya selalu berupaya untuk melaksanakan kegiatan tersebut dengan mengundang semua guru Bahasa Indonesia dan Matematika yang mengajar di sekolah  wilayah Kecamatan Seruyan Raya. Adapun bentuk kegiatannya bisa berupa Lokakarya, Bimbingan teknis, Pendidikan dan Latihan dan kegiatan lain yang serupa.

Pada tahun ajaran 2022/2023 ini, sudah beberapa kegiatan dilaksanakan. Salah satunya kegiatan Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan dan beberapa sekolah sudah mulai melaksanakannya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar semua guru khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika mampu memahami dan mengaplikasikannya di sekolah masing-masing.

Ketua panitia MGMP Seruyan Raya, Agus Maryanto,S.Pd mengutarakan, narasumber yang diundang dalam seminar pendidikan kali ini ibu Ratri Astuti, S.Pd.Si  salah seorang  guru penggerak di Kab. Seruyan.

Materi yang diberikan terkait struktur, dokumen kurikulum, perangkat ajar kurikulum. Peserta sangat antusias,  mereka bisa langsung mendapatkan ilmu dan wawasan.  Akhir dari kegiatan peserta secara individu dan berkelompok  berkolaborasi dan saling memberi masukan yang bertujuan untuk membangun dan memperbaiki hasil diskusi dan nantinya akan menjadi dokumen untuk MGMP.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Selasa, 14 Febrauari 2023 di SMP Tunas Agro ini selesai  pukul 14.00 Wib di buka langsung Kepala SMP Tunas Agro Muhamad Iman Firmansyah,S.Pd

Semoga ke depannya MGMP Bahasa Indonesia dan Matematika peserta akan terus menggali dan mengembangkan kompetensi yang dimiliknya sehingga mereka tidak nyaman berada di zona aman sebagai guru, dan dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang lebih seru sehingga  dapat berkolaborasi dengan peserta lain dalam membangun dunia Pendidikan sebagai pemimpin pembelajaran di kelasnya serta mampu mengoptimalkan kemampuan peserta didik secara maksimal.

Penulis: Nopiar Rahman