MALANG menimpa Eka Nurmiati (31), warga Jalan Natai Raya, Kecamatan Arut Selatan. Uang yang akan disetorkan ke bank sebesar Rp4,8 juta dirampas jambret di tengah jalan.
Menurut Eka, penjambretan terjadi ketika ia melintas di jalan SP3 Sungai Rangit, Kecamatan Kumai. Padahal, uang tersebut, baru saja ia ambil dari rumah temannya di Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai.
“Saya tidak tahu kalau sedang dikuntit dari belakang. Tiba-tiba saja pelaku menendang motor, saya jatuh,” ungkap Eka kepada Polisi di Mapolres Kobar, Senin (29/2/2016).
Setelah terjatuh dari motor, lanjut Eka, satu pelaku turun dari motor dan langsung merampas tas plastik berisi uang Rp4,8 juta dan dompet korban berisi KTP dan sejumlah surat-surat penting.
Pelakunya, rinci Eka, berjumlah dua orang yang memiliki badan tinggi besar, memakai helm dan jaket kulit hitam. Setelah merampas tas yang digantung di depan jok, pelaku langsung kabur. “Kabur ke arah Pangkalan Bun. Saat itu sepi. Saya sempat minta tolong, tetapi tidak ada orang yang lewat,” tuturnya. Eka berharap, pelaku secepatnya tertangkap dan uangnya bisa kembali.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kobar, AKP Januar Kencana menyebutkan, saat ini kasus penjambretan tersebut masih dalam penyelidikan. (CR-1/B-2)


