KEBAHAGIAAN melahirkan bayi di tahun kabisat dirasakan oleh Rosita (28), Okki Rizky Andriani (30) dan Mutin Mulyana (24) di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Senin (29/2/2016). Mereka melahirkan bayi yang kelak hanya merayakan ulang tahun empat tahun sekali.
Rosita menuturkan, putri pertamanya itu lahir melalui persalinan normal sekitar pukul 05.30 WIB. Sayangnya, bayi perempuan yang belum diberi nama itu harus dirawat di ruangan Pelayanan obstetric dan neonatal emergensi komprehensif (Ponek) RSUD Sultan Imanuddin.
Pasalnya, si jabang bayi terlahir dengan berat badan 1.460 gram dan panjang tubuh 42 cm. “Saya tidak menyangka akan lahir hari ini.
Kalau prediksi dokter lahirnya bulan Maret, jadi tanpa kami rencanakan,” kata perempuan warga Pelingkau, Kelurahan Baru itu.
Sementara itu, Okki Rizki Andriani mengaku bahagia karena dikaruniai bayi dengan kondisi sehat dan dapat melahirkan secara normal.
“Bagi kami sebagai orang tua, semoga kami sekeluarga diberi kesehatan selalu, dan anak saya supaya berbakti kepada orang tua kalau besar nanti,” harapnya.
Dalam kalender Masehi, 29 Februari hanya ada di tahun kabisat yang terjadi setiap 4 tahun sekali. Pada dasarnya, satu tahun syamsiah (berdasarkan revolusi Bumi terhadap Matahari) terdiri dari 365 hari 5 jam 48 menit dan 45,1814 detik. Jika setiap tahun dihitung genap 365 hari, maka setiap 4 tahun akan kelebihan 1 hari. Untuk mengompensasi hal ini, setiap 4 tahun sekali diberi 1 hari ekstra, tanggal 29 Februari. (CR-1/B-2)


