BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Rumah Potong Hewan atau UPTD RPH, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno mengatakan bahwa hari ini pemeriksaan kesehatan terhadap sapi-sapi yang didatangkan dari Lamongan, Jawa Timur ke Palangka Raya dilakukan oleh Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Palangka Raya.
"Pemeriksaan terhadap sapi yang baru masuk dari Jawa Timur oleh Pusat Kesehatan Hewan Kota Palangka Raya dan Tim Balai Karantina Pertanian Kelas II Palangka Raya," kata drh Ganjar kepada Borneonews pada Jumat, 17 Februari 2023.
Menurut drh Ganjar, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan ternak ini setelah melalui perjalanan panjang berlayar dan berlabuh di Pelabuhan Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau dilanjutkan perjalanan darat ke Palangka Raya.
"Hasil pemeriksaan tadi aman semuanya. Dari 40 ekor sapi yang didatangkan ini memang belum ada yang dipotong walaupun sudah datang sejak 15 Februari malam, tapi masih diistirahatkan, recovery perjalanan," tuturnya lagi.
Seperti diketahui, setelah hampir 2 bulan tidak bisa memasok sapi dari luar Kalteng akibat gelombang tinggi ditambah timbulnya penyakit kulit akibat virus LSD, akhirnya pada pertengahan Februari ini 40 ekor sapi berhasil didatangkan ke Kota Cantik.
--page
"Setelah diisolasi selama 28 hari di bawah pengawasan dokter hewan berwenang di daerah asalnya, kita bisa mendatangkan 40 ekor sapi dari luar Kalteng ini," tutur drh Ganjar lagi. (TESTI PRISCILLA/J)









