BANYAK cara pelaku kriminal untuk berbuat jahat, bahkan berawal dari perkenalan lewat Facebook, seorang pria nekat menggelapkan motor pelajar perempuan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin timur (Kotim).


Korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebut bernama Novita Malasari (18 tahun) warga Jalan Kapten Mulyono Gg H Ikap, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. 


Dia menjadi korban penggelapan oleh pria yang baru dikenalnya yakni Toni alias Boy Putra Tungal, yang hingga kini tidak diketahui keberadaanya. “Korban sudah melaporkan hal itu kepada kami dengan ditemani sang ayah. Sedangkan pelaku penggelapan tersebut masih kami lakukan penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Kotim AKP M Ali Akbar, Senin (29/2/2016).


Sementara, kejadian tersebut bermula ketika perkenalan korban dengan terlapor di media sosial Facebook. Perkenalan tersebut langsung membawa mereka untuk bertemu di sebuah tempat. Namun karena Boy mengaku tidak memliki kendaraan, dia meminta agar

Novita menjemputnya di Jalam Gunung Kerinci, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang.


Setelah menjemput lalaki itu, mereka berdua memutuskan untuk pergi ke Taman Kota Sampit pada Jumat (26/2/2016) lalu, sekitar pukul 16.00 WIB. Sesampainya di tempat keramaian, Boy mengajak korban untuk makan bakso. Di tempat itu, mereka bercerita panjang lebar. Setelah puas bertemu, Boy kembali minta antarketempat di mana korban menjemputnya. 


Sesampainya di Jalan Gunung Kerinci, terlapor meminjam motor korban untuk mengambil uang di rumahnya. Korban yang merasa percaya dengan Boy, langsung mengiyakan saja.  “Sudah tiga hari motor itu dibawa kabur oleh terlapor, dan hingga saat ini kami masih melacak keberadaanya,” ungkap Ali. (MH/B-7)