BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat koordinasi (Rakor) program Penguatan Pemerintah dan Pembangunan Desa atau P3PD, bertempat di aula kantor Dinas PMD setempat.
Kepala Dinas PMD Kapuas, Budi Kurniawan mengatalan, program P3PD ini dilakukan terkait dengan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantekdes), Smart Village atau desa cerdas serta desa inklusi.
"Di Kabupaten Kapuas akan dikembangkan Posyantekdes atau pos pelayanan teknologi, yang mana keberadaan Posyantekdes bertujuan mengenalkan dan menjembatani para penemu (inovator) dan pengguna teknologi tepat guna yang berdomisili di desa tersebut," kata Budi, Sabtu, 18 Februari 2023.
Kemudian, juga dalam Rakor disampaikan bahwa 15 desa di Kabupaten Kapuas berhasil lulus seleksi, penetapan desa lokasi desa cerdas atau smart village.
"Ada 15 desa percontohan kami harapkan jadi role model bagi desa desa lainnya," ucapnya.
--page
Ia menyebutkan, ada enam pilar desa cerdas juga harus dipenuhi yaitu tata kelola cerdas, masyarakat cerdas, lingkungan cerdas, hidup cerdas, ekonomi cerdas, dan mobilitas cerdas.
Dalam rakor, pihaknya mengundang pihak dinas terkait seperti Disdukcapil dan Diskominfo Kapuas. Juga, menghadirikan pemateri pihak Perbankan, tenaga ahli, duta digital dan web developer, diikuti sejumlah pendamping desa. (DODI RIZKIANSYAH/Y)









