PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komite Litbang Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS yang berasal dari Universitas Tadulako, Dr Aiyen Tjoa menyampaikan insight-nya terkait dengan potensi pemanfaatan kelapa sawit di Indonesia.

Hal ini disampaikan Dr Aiyen dalam kegiatan Sosialisasi Grant Riset Sawit di Universitas Tadulako pada 17 Februari 2023.

Dalam paparannya Dr Aiyen juga menyampaikan keunggulan kelapa sawit dibandingkan dengan minyak nabati lainnya.

"Namun, kemajuan sains dan teknologi, tanaman minyak nabati lainnya bisa lebih unggul daripada kelapa sawit. Kami harus terus mengembangkan sains dan teknologi agar sawit tetap unggul. Ini menjadi tantangan kami bersama," ujar Aiyen dalam rilisnya pada Sabtu, 18 Februari 2023.

Tantangan-tantangan ini diakomodir dalam sebuah roadmap riset kelapa sawit yang disusun oleh BPDPKS dengan bantuan para pakar.

"Ini merupakan strategi riset sawit nasional. Penerjemahan dari roadmap ini dituangkan di dalam topik riset prioritas yang menjadi referensi bagi para calon peneliti Grant Riset Sawit," terangnya lagi.

--page

Dalam paparannya, Dr Aiyen menyampaikan dan menjelaskan terkait dengan topik riset prioritas untuk GRS Tahun 2023 ini.

"Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat menjaring proposal riset berkualitas untuk dapat menghasilkan riset yang bermanfaat," katanya lagi.

Manfaat riset dapat dirasakan langsung bagi industri kelapa sawit, bagi pemerintah, dan bagi masyarakat umum serta tentunya peningkatan kapasitas SDM dalam mendukung kemajuan sains dan teknologi di Indonesia.

"Publikasi internasional menjadi wajib disiapkan bagi para peneliti agar semakin banyak fakta ilmiah tentang kelapa sawit diketahui secara global," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/H)