JAJARAN Polsek Sungai Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menimpa 12 rumah di Jalan H Anang Asran, Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotim pada Sabtu (27/2/2016).
Bahkan, mereka berencana mendatangkan Tim Forensik dari Mabes Polri. “Nanti kami akan datangkan Tim Foreksi dari mabes guna mengetahui penyebab kebakaran,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan, melalui Kapolsek Sungai Sampit Iptu Masriwiyono, Senin (29/2/2016).
Saat ini, mereka masih memeriksa para korban. Dari pemeriksaan Polsek Sungai Sampit, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik dari rumah Purnama atau Arpah. Di mana, korban melihat pertama kali api muncul dari atap rumahnya di ruang depan.
Dan langsung menjalar ke 11 rumah lainnya yang rata-rata berkonstruksi semi permanen. “Bangunan di rumah itu depannya beton, namun belakangnya semua kayu,” lanjut Masriwiyono.
Menyebarnya api hingga menghanguskan 12 rumah diduga karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk. Sehingga warga hanya berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya.
(MH/B-2)








