TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Jalan hauling batubara di Desa Betang Nalong di Kecamatan Patangkep Tutui Kabupaten Barito Timur rusak parah atau hancur.

Kondisi jalan tersebut membuat warga kesulitan dalam beraktivitas karena jalan itu merupakan akses utama warga menuju desa lain, kota kecamatan maupun ke ibu kota kabupaten.

Parahnya kondisi jalan digambarkan warga melalui postingan di Grup Facebook BARITO TIMUR MEMBANGUN.

"Betang Nalong trisolir kena jln hancur," tulis akun Tupit Agus Agus dengan menyertakan dua foto kondisi jalan yang rusak dan membentuk kubangan di sisi kiri-kanan jalan.

"Desa Betang nalong di kelilingi lumpur, masyarakat gotong royong bikin jalan alternatif supaya bs di lewati sepeda motor,kasihan anak2 sekolah TDK bs lewat. toloooooong," tulis akun lain bernama Wandi Wan dengan menyertakan 8 foto dan 2 video yang menggambarkan kondisi jalan itu.

Wakil Ketua BPD Betang Nalong sekaligus pemilik akun Facebook Tupit Agus Agus, Aguswato, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kondisi jalan yang hancur sangat berdampak kepada warga terutama anak-anak saat bersekolah.

"Anak sekolah sulit sekali lewat, aktivitas masyarkat lumpuh sekitar 1 bulan lebih," ungkapnya kepada Borneonews, Senin, 20 Februari 2023.

Dia mengungkapkan titik-titik jalan yang rusak parah, yakni di RT 01 sepanjang 50 meter dan di RT 02 sepanjang 30 meter.

"Kemarin jalan ini masih bisa dilewati angkutan truk PS setengah hari, tapi jalannya tidak diperbaiki," ujar Aguswato.

Dia berharap pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas pemeliharaan tersebut peduli dengan kesulitan yang dialami warga dan segera memperbaiki jalan tersebut sehingga aktivitas ekonomi warga tidak lumpuh.

--page

'Minta dihampar sirtu (pasir dan batu),  mohon timbunan cleystone (batu lempung) itu dibuang saja karena itu yang membuat becek dan licin," pinta Aguswanto.

Dihubungi terpisah, Kades Betang Nalong Dirusman menyampaikan permintaan senada agar perusahaan yang menggunakan jalan tersebut segera melakukan perbaikan.

"Perusahaan harus memperbaiki jalan ini dengan benar dan jangan hauling dulu selagi jalan masih basah atau cuaca hujan karena justru akan membuat jalan semakin hancur," ucapnya. (BOLE MALO/R)