KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Animo masyarakat Kapuas, khususnya wilayah Kecamatan Selat cukup tinggi membeli beras bersubsidi.

Hal itu terlihat dari pelaksanaan Operasi Pasar Murah/Pasar Penyeimbang yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Kapuas, bertempat di halaman Kantor Bulog Jalan Maluku Kuala Kapuas, pada Senin, 20 Februari 2023.

Masyarakat rela mengantre mendapatkan beras bersubsidi jenis pera (kerau) dengan harga Rp50 ribu per kemasan 5Kg.

"Selama ini animo masyarakat cukup besar, karena memang sesuai dengan referensi mereka mengkonsumsi beras kerau, sehingga antusiasnya cukup tinggi," kata Pimpinan Cabang Perum Bulog Kapuas, Agung Setia Budi kepada wartawan, Senin.

Untuk menertibkan antrean, lanjut dia pihaknya menggunakan kupon yang dibagikan terlebih dulu. "Jadi siapa yang sudah dapat kupon pasti bisa mendapatkan berasnya," ucapnya.

Ia menjelaskan jatah beras subsidi tersebut awalnya satu orang maksimal itu bisa membeli 2 sak, namun, karena dilihat perhari animo cukup besar, supaya tidak mengecewakan yang antre, maka dibagi rata dahulu satu sak per orang.

"Tapi jika suatu saat nanti antrean sudah cukup berkurang dan memungkinkan bisa kita berikan 2 sak itu akan kita berikan," ucapnya.

Selama 10 hari terakhir pelaksanaan penjualan beras bersubsidi dari Pemprov Kalteng tersebut untuk beras jenis Pera (Kerau) sudah tersalurkan sebanyak 43 ton.

--page

Sedangkan, beras medium atau pulen dengan harga Rp48 ribu per kemasan 5 Kg, yang merupakan program Bulog Pusat, tersalur sekitar 5,5 ton. (DODI RIZKIANSYAH/R)