PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng Sengkon mengatakan, faktor penghambat percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah pelosok atau pedesaan di Kalteng perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten dan kota.

Faktor-faktor penghambat dilapangan yang membuat jaringan listrik sulit untuk menjangkau wilayah pelosok yakni salah satunya tidak ada infrastruktur jalan yang memadai, artinya kebanyakan yang belum menikmati listrik karena masih terisolasi.

"Wilayah pelosok atau pedesaan di Kalteng ini masih banyak yang terisolasi dan tidak memiliki infrastruktur jalan maupun jembatan yang memadai, sehingga menyulitkan pembangunan jaringan listrik. Ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah," ujarnya, Selasa, 21 Februari 2023.

Agar pembangunan listrik dapat segera menjangkau wilayah-wilayah pelosok, pemerintah harus terlebih dahulu membangun infrastruktur jalan atau jembatan menuju wilayah pedesaan yang terisolasi dan itu perlu menjadi fokus pemda saat ini.

"Pemda harus dapat mendukung program percepatan pembangunan listrik yang telah dicanangkan dengan menggencarkan pembangunan infrastruktur jalan atau jembatan secara merata, sehingga masyarakat dipelosok secepatnya bisa menikmati listrik," tuturnya.

--page

Dirinya mengakui, setiap kali melaksanakan reses terkait jaringan listrik ini kerap menjadi aspirasi masyarakat pelosok yang disampaikan kepada pihaknya. Tentu diera perkembangan zaman seperti sekarang listrik sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas.

"Listrik merupakan salah satu hak dasar masyarakat yang harus dapat dipenuhi oleh pemerintah, sebab diera sekarang itu sangat penting terbih banyak aktivitas masyarakat di pedesaan yang memerlukan listrik baik itu pemerintahan desa hingga perekonomian," imbuhnya. (DONNY D/H)