PELAKU teror bom melalui pesan singkat ditujukan kepada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Makassar akhirnya dibekuk petugas Polrestabes Makassar, Selasa (1/3).
Pelaku bernama Nasrul Wara alias Asrul (26) ini diciduk petugas di Jalan Asal Mula, Blok D2 Nomor 1, Kecamatan Panakukang, usai shalat subuh. Pelaku selama ini berprofesi sebagai guru mengaji di Masjid Amal Ma’ruf kompleks setempat.
“Hasil keterangan pelaku motifnya ingin menggagalkan kegiatan Munakasa atau ujian santri se-Kota Makassar di SMAN I Makassar, tetapi gagal dilakukan,” kata Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Noviana di kantornya.
Ia menyebutkan saat tim menelusuri teror melalui nomor dari pesan singkat tersebut bersama tim Cyber Crime mengarah kepada pelaku kemudian diselidiki ternyata ditemukan tinggal di Masjid Amal Ma’ruf lalu ditangkap petugas sekira pukul 06.00 Wita.
“Tim penyidik masih melakukan pengembangan apakah ada motif lain dalam teror tersebut, tapi sementara ini alasan pelaku nekat menggagalkan ujian satri di SMAN I Makassar,” ujar Noviana.
Sebelumnya, beredar pesan pendek dari nomor 089624663853 pada Minggu dinihari dengan menyebutkan di SMA 1 Makassar dipasang bom.
Kanit Reskrim Polsek Bontala Iptu Ramli membenarkan hal itu, kemudian menghubungi tim Gegana dan Jihadak Brimob Polda Sulselbar untuk mensterilkan lokasi.(ANT/B-11)








