PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mantan Wali Kota Palangka Raya periode 1998-2003, Kolonel Inf. (Purn) Salundik Gohong tutup usia pada Kamis, 23 Februari 2023. Kabar duka itu, tentu membuat keluarga besar almarhum merasa kehilangan.

Begitupun masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya yang mengenal almarhum semasa hidupnya sebagai sosok tauladan.

Mewakili keluarga besar almarhum, dr Mikko Uriamapas Ludjen menyampaikan, Almarhum Salundik Gohong meninggal dunia yaitu sekitar pukul 08.00 WIB tadi pagi. Almarhum masih sempat minum air, beberapa saat kemudian terjatuh, kejadian tersebut terjadi di rumah almarhum, Jl Rajawali II Nomor 58.

"Selama tiga tahun ini almarhum ada penyakit jantung, jantungnya bengkak dan ada hipertensi juga. Sudah sering jalani pengobatan di rumah sakit, setahun ini ada tiga kali pengobatan," ungkap Mikko.

Mikko merasa sangat kehilangan atas kepergian almarhum, bahkan dia tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya.

Almarhum merupakan sosok yang baik, tegas dan disiplin hal ini karena latar belakangnya sebagai seorang militer.

Selama ini lanjut Mikko, almarhum juga semasa hidupnya sangat sederhana dan tidak pernah marah kepada anak-anaknya, sehingga dimata keluarga almarhum merupakan sosok yang sangat baik dan mencintai keluarganya.

Hal yang paling diingat Mikko, almarhum salah satu yang mendukung dan mendorong dirinya sebagai PNS di Kota Palangka Raya dan juga  untuk mengambil pendidikan dokter spesialis.

--page

"Setelah kami anak-anaknya sukses, kami sudah memberikan perhatian yang cukup kepada bapak, karena memang sudah pensiun juga, kami bawa jalan kemana-kemana, ke Yerusalem, berobat juga dan selama ini saya sebagai dokter tahu dan ikhlas kalau penyakit jantung akan nanti berakhir seperti ini, hanya tidak tahu kapan, karena memang fungsi jantungnya itu semakin berat karena memang hipertensi kronis itu arahnya ke jantung," imbuh Mikko.

Rencananya almarhum akan dimakamkan di pemakanan umum Jalan Tjilik Riwut Km 12, pada hari Minggu tanggal 26 dengan menggunakan prosesi pemakaman militer. (HENDRI/R)