DINAS Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tidak akan memindah lokasi Car Free Day (CFD) ke jalur lain. Pihaknya siap menjamin jalur emergency ambulans steril.


Saat pelaksanaan CFD, petugas Dishubkominfo Kobar akan selalu siaga disetiap titik jalur masuk menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk memberikan pengawalan bagi ambulans.


“Jika ada ambulans masuk, kami akan langsung buka jalur dan memberikan pengawalan agar segera sampai rumah sakit,” sebut Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dishubkominfo Kobar, M Ikhsan. Selasa (1/3/2016).


Pengawalan bagi ambulans, dilakukan mengingat bertambahnya peserta CFD tiap minggunya. Selain itu, Dishubkominfo Kabupaten Kobar sudah menata parkir kendaraan dan para PKL di sekitar lokasi CFD.


“Tidak ada alasan ambulans terhambat, semua sudah ditata,” ucap Ikhsan.


Pemilihan lokasi di Jalan Sutan Syahrir bukan tanpa alasan. Selain strategis dan mudah dijangkau masyarakat, jalur tersebut bukan merupakan jalur yang banyak dilalui masyarakat.


“Jalan Sutan Syahrir merupakan komplek perkantoran, jauh dari pemukiman warga, juga mudah untuk melakukan rekayasa jalan,” sebutnya.


Opsi lain yang bisa digunakan oleh pihak rumah sakit, dengan  membuka akses jalan sebagai jalur darurat seperti Jalan Sudirman dan jalan Sultan Imanuddin di sisi kiri dan kanan rumah sakit itu.


CFD dipindah!


Dikonfirmasi, Direktur RSUD Sultan Imanuddin, Suyuti Syamsul, menyebutkan selama ini kegiatan CFD yang ada di area rumah sakit sangat mengganggu jalur darurat yang digunakan ambulans mengantar pasien. 


Ia menegaskan, jalur darurat menuju rumah sakit itu seharusnya steril dari kegiatan apapun, karena sangat berisiko bagi pasien yang dalam kondisi kritis, misalnya mengalami serangan jantung yang perlu penanganan ekstra cepat.


“Keberatan pihak rumah sakit juga sudah disampaikan ke Bupati Kobar. Kita tunggu saja keputusan Bupati,” pungkasnya.

(CR-1/B-7)