BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran mampu memberikan performa kerja terbaik, 38 mandor panen PT. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk - Citra Borneo Indah (CBI) Group terima penghargaan atas pencapaian kinerja tahun 2022.
Penganugerahan reward tersebut dilakukan Managemen PT. SSMS, Tbk saat kegiatan temu jawara dan pemberian reward kepada karyawan berprestasi di Training Center SSMS, Selasa, 21 Februari 2023.
Chief Operating Officer PT. SSMS Tbk, M Syafril Harahap, Kamis, 23 Februari 2023 yang secara langsung menyerahkan reward dalam kegiatan tersebut menjelaskan, reward yang diserahkan pada mandor panen dengan kinerja terbaik tahun 2022 berupa sertifikat dan uang tunai.
"Reward ini merupakan apresiasi kepada karyawan yang sudah menunjukkan kinerja terbaik di tahun 2022. Kedepan, semua pekerja diharapkan bisa memberikan kinerja yang optimal kepada masing-masing unit kerjanya," jelas M. Syafril Harahap.
Menurut M. Syafril Harahap, dengan kinerja optimal, maka perusahaan semakin maju dan otomatis manfaatnya juga akan dirasakan karyawan.
--page
"Penghargaan yang diberikan pada mandor panen ini juga dalam rangka mendorong dan menciptakan suasana kerja yang kompetitif antar mandor panen. Rencana pemberian reward ini akan menjadi agenda tahunan Training Center SSMS. Ini menjadi salah satu strategi Perusahaan untuk memacu semangat karyawan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan atau bahkan lebih ditingkatkan lagi," jelas M. Syafril Harahap.
M. Syafril Harahap, menjelaskan terdapat 3 kategori dalam pemberian reward ini.
"Kategori tersebut yaitu dibagi mandor terbaik untuk PT. SSMS, Tbk - CBI Group sebanyak 5 karyawan, terbaik di level region sebanyak 9 karyawan dan terbaik di level wilayah sebanyak 24 karyawan," jelas M. Syafril Harahap.
Menurut M. Syafril Harahap, terdapat beberapa item penilaian sebelum para mandor panen ini dianggap layak menerima penghargaan.
"Mereka dinilai berdasarkan hasil produksi, rotasi panen, mutu ancak, mutu buah, kedisiplinan, prilaku dan kerjasama tim serta loyalitas kepada perusahaan," jelas M. Syafril Harahap. (WAHYU KRIDA/J)









