BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Veteriner, Dinas Pertanian dan Ketahanan atau DPKP Kota Palangka Raya, Sumardi mengatakan bahwa penyediaan vaksin anti rabies atau VAR semakin bertambah tiap tahunnya.
"Tahun awal kita laksanakan pemberian vaksin rabies dulu ada 6.820 ekor hewan penular virus rabies yang berhasil divaksin meskipun target sebenarnya adalah 7.000 ekor hewan penular rabies yakni anjing, kucing dan monyet," kata Sumardi kepada Borneonews pada Sabtu, 25 Februari 2023.
Data terbaru, lanjut Sumardi, untuk tahun 2021 DPKP melalui para vaksinator telah memberikan VAR kepada 8.056 ekor HPR.
"Meningkat lagi pada tahun lalu, yakni 2022 kita berhasil memberikan VAR kepada 8.731 ekor HPR, artinya ada kenaikan yang cukup signifikan dalam setahun sehingga untuk tahun 2023 inipun kita antisipasi dengan jumlah VAR yang lebih banyak lagi," tutur pria yang akan pensiun dalam beberapa hari kedepan ini lagi.
Sumardi melanjutkan, capaian pemberian vaksin anti rabies terhadap hewan penular rabies pada tahun 2018, awal-awal program ini dimulai dahulu mencapai 98 persen.
--page
"Saat itu memang mencapai 98 persen karena populasinya juga masih sekitar 7.000 ekor namun dua tahun belakangan ini populasi kita meningkat hingga mencapai 9.000-10.000 ekor sehingga angka 8.731 itu masih sekitar 87 persen lebih,"
"Ini juga baik karena capaian yang ditargetkan secara nasional itu ialah minimal 70 persen. Karena kita sudah 87 persen kan berarti sudah cukup baik pencapaiannya," tutur Sumardi. (TESTI PRISCILLA/Y)









