PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas Direktur Penyaluran Dana, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Zaid Burhan Ibrahim mengatakan bahwa pihaknya memiliki dua jenis program litbang yang diselenggarakan BPDPKS dalam bentuk dukungan dana penelitian.

"Grant Riset Sawit yang kita lakukan sepanjang Februari 2023 ini terdiri dari jalur seleksi dan jalur inisiatif. Keduanya jika lulus, bisa mendapatkan dukungan dana penelitian khusus kelapa sawit. Makanya kita sosialisasikan ke universitas di beberapa wilayah diantaranya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah," kata Zaid dalam rilis kepada Borneonews pada Minggu, 26 Februari 2023.

Selain memaparkan tentang program Penelitian dan Pengembangan, Zaid Burhan Ibrahim juga memberikan gambaran tentang program yang dilaksanakan oleh BPDPKS dalam rangka mendukung kemajuan industri kelapa sawit Indonesia yang dapat dikerjasamakan kegiatannya dengan pihak Universitas.

"Program yang bisa kita lakukan bekerjasama dengan pihak universitas antara lain Program Peremajaan Sawit Rakyat, Program Sarana dan Prasarana, Program Pengembangan SDM, Program Mandatori Biodiesel, Program Litbang Sawit, serta Program Promosi dan Kemitraan Sawit," tutur Zaid lagi.

Universitas yang sudah diberikan sosialisasi oleh BPDPKS menurut Zaid sangat diharapkan keterlibatannya sebagai lembaga mitra untuk mengikuti program BPDPKS tersebut, khususnya Program Grant Riset Sawit.

"Namun, tidak menutup kemungkinan kampus-kampus ini juga dapat masuk pada program lainnya, misal Pengembangan SDM melalui Pendidikan dan Pelatihan” lanjut Zaid.

--page

Diharapkan dengan adanya berbagai program BPDPKS dengan universitas ini dapat terjalin kerjasama yang baik antara Pemerintah, Universitas dan Industri dalam rangka terwujudnya industri sawit nasional yang tangguh dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/R)