PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Peduli terhadap stunting, Ketua Ranting Bhayangkari Arut Utara (Aruta) Ny. Woro Agung Sugiharto menjenguk sekaligus memberikan bantuan sosial, kepada keluarga penderita Stunting di Desa Panahan.

Hal tersebut juga merupakan tindak lanjut intruksi Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono, bahwa seluruh Bhayangkari jugaharus ambil bagian dalam penanganan stunting. 

Sehingga istri dari Ipda Agung Sugiarto ini begitu mencurahkan perhatian bagi anak anak yang saat ini menderita stunting.

"Kita berupaya turut serta dalam penanganan stunting, sehingga kasubya dapat ditekan. Hal itu sebagaimana yang di perintahkan pimpinan, agar kita semua khususnya ibu - ibu Bhayangkari untuk selalu memberikan perhatian kepada anak -anak penderita stunting, sehingga sudah menjadi tugas kami untuk turun ke desa untuk menyambangi anak penderita stunting, kata istri Kapolsek Arut Utara, Minggu, 26 Februari 2023.

Menurut Istri Kapolsek Arut Utara, begitu mendapatkan informasi perihal adanya anak yang menderita stunting, pihaknya pun selalu melakukan pendampingan dan pemantauan perkembangan kesehatan anak anak tersebut. 

"Tentunya kami sekuat tenaga untuk memberikan perhatian, selain terus memantau perkembangan kesehatan anak penderita stunting, juga kami berikan bantuan makanan serta vitamin, agar anak anak penderita stunting mendapatkan asupan gizi yang baik," tuturnya.

Dia dengan penuh optimis, menargetkan kasus gizi buruk atau stunting di Wilayah Arut Utara menurun sesuai harapkan atau zero stunting. Sebab dirinya pun berkeyakinan bahwa penderita stunting bisa sembuh. 

--page

"Kami pun selaku memberikan edukasi kepada masyarakat perihal masalah stunting, sebab stunting ini merupakan masalah yang bisa di cegah sejak awal anak itu belum lahir, misalnya saja dengan rutin memeriksakan kehamilan ke Posyandu," ungkapnya.

Selain itu membiasakan anak mengkonsumsi ikan dan sayuran sejak dini, dan hal yang paling penting lagi di harapkan juga masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya, untuk ditanam sayur mayur serta memelihara hewan ternak seperti ayam dan ikan.

"Pemanfaatan pekarangan ini juga penting untuk menunjang ketahanan pangan keluarga, maka hal ini harus dapat dimaksimalkan," pungkasnya. (Danang/R)