PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sampai saat ini masih ada 10 desa di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah belum teraliri listrik.

Hal tersebut disampaikan Assisten Administrasi Umum Setda Kobar Syahruddin. Untuk itu pihaknya berharap, dukungan dari Komisis VII DPR RI, Kementrian ESDM RI dan stakeholder terkait agar semua desa - desa di Kobar dapat teraliri listrik.

"Kami sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari DPR RI dan Kementerian ESDM untuk dapat mendorong hal ini, karena listrik merupakan hak atau pelayanan dasar bagi masyarakat," kata Syahruddin belum lama ini, saat menghadiri peresmian dan serah terima PJU-TS.

Sesuai Road Map PT.PLN 2022, telah dibangun jaringan listrik di tiga desa, yaitu Desa Kerabu, Penyombaan dan Pandau, Kecamatan Arut Utara.

Wilayah tersebu, telah terpasang tiang serta jaringan tegangan menengah. Namun, masyarakat harus menunggu terlebih dahulu untuk mendapat penerangan, karena terkendala sambungan tegangan rendah.

Kemudian, di tahun 2023 ini peningkatan layanan kelistrikan masih berjalan yaitu pekerjaan peningkatan PLTD Pangkut, dengan membangu interkoneksi Grid Pangkut dengan sistem Pangkalan Bun.

Peningkatan PLTD Pangkut ini untuk meningkatkan pelayanan di Kelurahan Pangkut, Desa Sukarami dan Desa Gandis.

"Kami berharap, masyarakat di Kelurahan Pangkut, Desa Sukarami, Gandis, Kerabu, Penyombaan dan Pandau, segera dapat menikmati listrik secara normal sebagaimana daerah lainnya," harapnya.

Sementara itu, tujuh desa lainnya yang belum teraliri listrik, yaitu Desa Riam, Panahan, Nanga Mua, Umpang, Rangda, Teluk Pulai serta Sungai Cabang.

--page

Terutama ini untuk desa Teluk Pulai dan Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, karena secara Geografis sangat sulit karena berads di pesisir laut Jawa, dan berada pada kawasan taman nasional tanjung puting (TNTP).

"Kami mengharapkan, sesuai Road Map PT. PLN (Persero) di 2024, seluruh kelurahan dan desa dapat teraliri listrik, dan juga bagian wilayah kelurahan serta desa yang belum berlistrik dapat teraliri listrik melalui pengembangan jaringan," pungkasnya. (Danang/R)