Warga Kecamatan Pangkalan Banteng komplai terkait jaringan internet milik Telkom Speedy (PT Telkom Indonesia) yang ngadat dalam dua bulan terakhir.
Sucipto, 26, pemilik warnet, mengeluhkan seringnya gangguan jaringan internet dari Telkom Speedy untuk usaha warnetnya. Ia mengaku mengalami kerugian yang lumayan besar. Dengan terputusnya jaringan internet, warnet miliknya sepi pengunjung. Bahkan tidak ada satu pelanggan pun yang bisa menggunakan layanan di tempat usahanya di Jalan Ahmad Yani, sekitar Pasar Natai Kerbau, Pangkalan Banteng.
"Dalam sebulan bisa 6-10 kali gangguan. Kami sebagai pelanggan jelas rugi," kata dia di depan warnet miliknya, di Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Selasa (2/3/2016).
Tak hanya Sucipto, Saryono petugas Polsek Pangkalan Banteng juga mengeluhkan hal serupa. Selama tiga pekan terakhir saja, putusnya jaringan Telkom Speedy sudah mencapai empat kali. Selama empat kali itu juga pihak Telkom terus memperbaiki. Namun lagi-lagi rusaknya koneksi internet kembali terjadi.
"Sudah empat kali ganti, tapi sekarang (hari ini, Red) rusak lagi, nggak tau itu kenapa," keluh dia yang mengaku mengalami kendala saat menggunakan keperluan internet di kantor Polsek Pangkalan Banteng.
Beberapa pihak pun menilai, sering terganggunya jaringan itu membuat konsumen merugi. Meski tidak bisa digunakan karena bermasalah, namun pembayaran tiap bulannya tetap utuh tanpa pengurangan dari pihak Telkom.
Sementara itu pihak Telkom Cabang Pangkalan Banteng masih sulit dimintai konfirmasi. Mereka enggan menjelaskan apa penyebab terjadinya gangguan koneksi yang dialami para pelanggannya itu. (CECEP HERDI/m)


