PEMERINTAH Kabupaten Sukamara melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (BPMD dan KB) menyiapkan anggaran sebesar Rp70,776 miliar untuk pembangunan desa.
Dana sebesar itu akan dikucurkan kepada 29 desa yang ada di Bumi Gawi Barinjam.
“Sesuai dengan yang diamanatkan undang-undang, Pemerintah Sukamara pada 2016 menganggarkan dana untuk pemerintah desa sebesar Rp70,776 miliar,” kata Kepala BPMD dan KB Sukamara Ilham Massora, Rabu (2/3/2016).
Ia menyebutkan, anggaran sebesar itu berasal dari dana sharing antara APBN, APBD, dan dana bagi hasil pajak/retribusi.
Mengenai proses penyaluran akan dipisah menjadi dua. Yakni 90% dikucurkan secara merata kepada 29 desa, sedangkan 10% sisanya dibagikan secara profesional dengan mempertimbangkan jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, luas wilayah, keterjangkauan dari kota, dan hal lain sesuai dengan amanat undang–undang tentang desa.
“Pada 2016 ini anggaran yang diterima desa dengan total Rp70,776 miliar tersebut bersumber dari APBN sebesar Rp21,426 miliar, APBD Rp47,750 miliar, dan dana bagi hasil pajak/retribusi Rp1,6 miliar. Sehingga dari 29 desa yang ada, masing–masing akan memperoleh anggaran sebesar Rp2 miliar lebih.”
Untuk proses pencarian dana, setiap pemerintah desa harus menyerahkan persyaratan yang telah ditentukan. Seperti surat pertanggungjawaban penggunaan anggaran pada tahun sebelumnya, menyerahkan rencana kerja desa dan APBdes tahun 2016.
“Dengan anggaran desa yang besar ini, seluruh desa dituntut untuk lebih profesional dalam penggunaan anggaran yang telah diterima. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” tegas Ilham.
Ia juga mengingatkan supaya penggunaan anggaran desa harus transparan atau menjunjung azas keterbukaan.
Pemerintah desa juga hendaknya selalu berkoordinasi dengan Pemkab Sukamara untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran.
“Pihak desa juga harus selalu berkoordinasi dengan pihak kabupaten bila ada yang tidak sesuai. Akan tetapi kalau dikerjakan sesuai dengan juklak (petunjuk pelaksana) dan petunjuk teknis (juknis) tentu apa yang dikerjakan akan didukung semua pihak,” tegas dia.
(B-3)


