PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kondisi Infrastruktur di Terminal Tipe B Natai Suka Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat perlu dilakukan peningkatan, guna menunjang pelayanan dan kenyamanan pengunjung.

Hal tersebut diakui oleh Kepala Terminal Tipe B Natai Suka, Syamsul Qomar di Pangkalan Bun. Menurutnya, memang masih banyak beberapa fasilitas yang perlu ditingkatkan, guna meningkatkan pelayanan dan terminal.

"Meang sudah saatnya terminal dilakukan pembenahan, apalagi persiapan dalam menghadapi Idul Fitri tahun ini nanti," ujar Syamsul Qomar saat dibincangi belum lama ini.

Syamsul menjelaskan, beberapa fasilitas insfrastruktur terminal Natai Suka yang perlu di benahi yakni seperti penerangan, kemudian kondisi jalan yang rusak, ruang tunggu yang belum memadai, dan pagar terminal yang masih banyak berlobang atau rusak.

"Fasilitas di terminal ini perlu segera dibenahi, yakni penerangan di terminal dan ruang tunggu yang pastinya untuk memberikan kenyaman kepada pengunjung," kata Syamsul.

Mobilitas penumpang datang dan berangkat dari dan ke terminal Natai Suka dalam sehari bisa mencapai 1000 penumpang, dan merupakan salah satu terminal terpadat di Kalimantan Tengah.

"Kalau dari Pangkalan Bun dalam sehari itu ada sekitar 8 kali keberangkatan bis dari Pangkalan Bun ke Palangkaraya, Banjarmasin, dan Pontianak, bahkan kalau hari libur itu bisa mencapai 12-15 kali keberangkatan" terang Syamsul.

--page

Sementara itu, Ari salah satu penumpang mengatakan terminal Pangkalan Bun sudah waktunya untuk di benahi, karena telihat kubangan karena jalan rusak, dan gelap saat malam.

"Selain itu perlunya ditempatkan angkutan umum dari terminal ke Kota Pangkalan Bun, karena tidak tersedia, terpaksa kalau dari terminal mau ke kota terpaksa harus menggunakan jasa ojek yang tentu sedikit lebih mahal," keluhnya. (Danang/R)