PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Biasanya, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat (Kobar) ini sibuk oleh aktifitas pegawai dan wakil rakyat, namun berbeda dengan hari ini, Rabu, 1 Maret 2023.

Kantor DPRD Kobar mendadak riuh dengan kehadiran anak - anak dari Taman Kanak - Kanak (TK) Tunas Rimba, dengan menggunakan kostum atau seragam beragam profesi dan didampingi para guru serta wali murid.

Kedatangan bocah-bocah dengan tingkah menggemaskan dalam kegiatan studi edukasi dengan pembelajaran tema profesi ini, disambut baik oleh Anggota DPRD Kobar, diantaranya Wanti Septia Utamai, Sri Lestari dan Yudie Junas.

Dihadapan anggota DPRD Kobar, anak - anak ini menampilkan kebolehannya dengan Fashion Show. Mereka berjalan melenggak lenggok bak model profesional, dengan beragam kostum atau seragam yang mereka gunakan, diantaranya seperti polisi, tni, pilot, pramugari, dokter, ustadz serta profesi lainnya.

"Jadi, kedatangan anak-anak TK ini merupakan yang pertama dan ini kami sangat menyambut baik, dan mengapresiasi kepada pihak sekolah, karena bisa menjadi tambahan wawasan bagi mereka, bahwa anggota dewan juga profesi," kata Wanti Septia Utami.

--page

Jadi, sudah seharusnya anak-anak ini perlu dikenalkan dengan beragam profesi, karena ternyata mereka ini hanya mengenal beberapa profesi saja, seperti Polisi, TNI dan dokter, padahal masih banyak profesi lainnya.

"Maka dengan mereka berkunjung ke kantor - kantor, mereka akan tahu bahwa profesi itu banyak. Seperti kali ini, akhirnya mereka tau bahwa anggota dewan juga profesi," tuturnya.

Wanti menuturkan, jika kunjunga anak-anak ini mereka melihat ruang Rapat Paripurna, kemudian ruang Rapat Anggota dan juga ruang komisi-komisi di DPRD Kobar.

"Jadi yang awalnya tidak tau DPRD dan setelah mereka melihat, akhirnya dari 50 anak yang awalnya hanya satu anak yang ingin jadi anggota dewan, tadi menjadi bertambah," imbuhnya.

Tentu, ini menjadi tugas bersama untuk menambah wawasan anak - anak, termasuk berkaitan dengan profesi mereke kedepa. Kemudian orang tua tinggal mengarahkan dan mendukung mana profesi yang terbaik untuk anaknya. (DANANG/H)