BORNEONEWS, Kasongan - Jembatan Sei Katingan di Kasongan, Kabupaten Katingan ternyata telah berusia kurang lebih 32 tahun. Jembatan tersebut diresmikan oleh Presiden kedua RI, Soeharto pada 23 Desember 1991 silam. Hal ini tampak pada prasasti yang ada di dinding jembatan arah Palangka Raya dengan dibubuhkan tandatangan oleh Presiden Soeharto.
Jembatan Sei Katingan yang berada di jalur Jalan Trans Kalimantan ini merupakan akses penghubung bagi warga yang hendak menuju Sampit atau Palangka Raya dan daerah lainnya.
Pasalnya, jembatan ini merupakan jembatan satu-satunya di Kasongan yang melintang di atas Sungai Katingan.
Sebenarnya, masih ada satu jembatan lagi di Katingan yang melintang di atas Sungai Katingan tersebut, yakni Jembatan Tumbang Samba di Kecamatan Katingan Tengah yang baru selesai dibangun sekitar tiga tahun lalu.
Dari pantauan, Kamis, 2 Maret 2023, sebagian aspal di jembatan ini masih ditutupi pelat besi. Sebulan lalu, sebagian aspal di jembatan itu runtuh hingga menyebabkan jalan aspal di jembatan tersebut berlubang. Lubang itu kemudian juga menyebabkan retak-retak di sekitarnya.
--page
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Katingan, Christian Rain menururkan, pihaknya sejauh ini telah melakukan koordinasi dengan Balai Jalan Nasional Kalimantan Tengah terkait lubang di aspal jembatan tersebut hingga kemudian diputuskan menggunakan pelat besi untuk menutup aspal yang berlubang tersebut.
Rain mengatakan, penanganan pemasangan pelat besi itu hanya bersifat sementara. Untuk penanganan berikutnya yang bersifat permanen akan ditangani pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional. (ABDUL GOFUR/Y)









