PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPT Puskesmas Jekan Raya, Hariyadi, S.Kep mengundang para stakeholder untuk menjadi bapak asuh dalam program pencegahan dan penanganan stunting, khususnya di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun.

"Penanganan kasus stunting tidak bisa dilakukan sendiri, tapi harus lintas sektor, termasuk stakeholder dari pihak swasta," sebut Hariyadi, Jumat 3 Maret 2023.

Dia menjelaskan peran bapak asuh yang diharapkan yakni bisa mensuport dalam hal pendanaan, karena kalau mengandalkan dana dari puskesmas sangat minim.

Tugas lainnya yakni membantu dalam mendistribusikan bahan makanan yang akan diberikan kepada anak-anak dan ibu hamil yang menjadi sasaran program dapur sehat (DAHSAT).

Hariyadi menyebut program DAHSAT akan berlangsung selama 90 hari yang akan dimulai pertengahan Maret 2023, sehingga untuk mensukseskan program ini perlu dukungan stakeholder.

Tak lupa ia mengharapkan peran masyarakat untuk mendukung program DAHSAT dengan cara memberikan informasi jika masih ada anak atau ibu hamil yang belum terdata, sehingga bisa dilaporkan kepada petugas survei. (ROKIM/R)