PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tanggal 3 Maret diperingati sebagai Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia. Tujuan dari adanya peringatan hari kesehatan telinga dan pendengaran ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bagaimana mencegah tuli dan gangguan pendengaran.

Berdasarkan sejarah yang tercatat bahwa peringatan ini berawal dari pada Tahun 2007. Pada waktu itu, diadakannya Konferensi Internasional pertama tentang Pencegahan dan Rehabilitasi Gangguan Pendengaran.

Terkait hal tersebut, Kepala Bidang IGD dan Humas RSUD Kota Palangka Raya dr Hendra Panguntaun akan membagikan beberapa tips merawat telinga.

Pertama, ketika menggunakan headset masyarakat diminta untuk tidak menaikan volume lebih dari 60 persen.

Kedua, jangan menggunakan headset ketika posisi telepon genggam dalam mode isi daya atau pengisian baterai

Ketiga, hindari makanan yang dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan, contohnya makanan pedas dan berminyak.

--page

Keempat, perbanyak konsumsi air putih dan hindari lingkungan bising dengan kebisingan diatas 80 desibel.

"Yang paling penting minimal satu tahun sekali, masyarakat Kota Palangka Raya bisa memeriksakan kondisi kesehatan telinga ke dokter," pungkasnya. (PATHUR/Y)