BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua Komisi II DPRD Barito Timur yang membidangi ekonomi dan pembangunan, Wahyudinnoor, meminta pihak terkait agar mengevaluasi distribusi elpiji 3 kilogram. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir harga elpiji 3 kilogram terutama di Kecamatan Dusun Tengah mengalami lonjakan hingga mencapai Rp35 ribu per tabung.
"Hasil kami memantau di masyarakat gas elpiji 3 kilogram itu kisaran Rp30 ribu sampai Rp35 ribu, dan kondisi gas elpiji sangat sulit didapatkan," ungkap Wahyudinnoor, Sabtu, 4 Maret 2023.
Melihat keadaan seperti itu dia meminta agen-agen elpiji yang ada di Barito Timur agar mendistribusikan elpiji dengan benar sesuai dengan kuota yang telah ditentukan untuk setiap pangkalan agar tidak terjadi kelangkaan di wilayah tertentu.
"Dinas perdagangan juga perlu mengevaluasi ini, selama ini perhitungan kita pasokan gas elpiji 3 kilogram dari 3 agen yang ada sudah mencukupi kebutuhan masyarakat Barito Timur, jangan sampai ada spekulan yang bermain dan menjual gas ke luar daerah," tegas Wahyudinnoor.
Dia berharap kesulitan yang dialami masyarakat Barito Timur saat ini akibat harga beras yang tinggi tidak ditambah lagi dengan kelangkaan dan mahalnya elpiji 3 kilogram.
Wahyudinnoor mengungkapkan, DPRD Barito Timur pernah mengadakan rapat dengan agen-agen elpiji terkait distribusi dan harga elpiji 3 kilogram. Karena itu dia berharap hal ini menjadi perhatian serius agen-agen elpiji yang ada.
"Jangan sampai terulang lagi kita memanggil agen-agen ini, tolong diperhatikan masalah distribusi dan harga elpiji ini agar stabil apalagi kita akan memasuki bulan puasa," pesannya.
Sementara itu Manajer Operasional Produksi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Lenggang, Cenggolan S Landay saat dimintai tanggapannya atas temuan Komisi II DPRD Barito Timur itu mengatakan bahwa tidak ada masalah produksi maupun penyaluran dari SPBE ke agen elpiji.
--page
"Kalau penyaluran dari produksi (SPBE) saya rasa tidak ada kendala, sesuai dngan LO (Loading Order) tiap harinya, jadi masih normal, toh kalau ada seperti yang dikeluhkan (kelangkaan dan harga elpiji yang mahal) itu mungkin saja dapat di konfirmasi ke agen dan pangkalannya masing-masing," jawabnya melalui pesan WhatsApp.
SPBE Lenggang, lanjut pria yang akrab dipanggil Aceng ini, dalam kondisi normal rata-rata mengeluarkan 3.360 tabung elpiji 3 kilogram melalui 3 agen. "Itu normalnya, belum termasuk LO fakultatif jelang lebaran," terangnya. (BOLE MALO/R)









