PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Andayani mendorong sebaran sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan pendidikan agar bisa lebih merata di wilayah Kalteng. Hal ini supaya menjadi perhatian serius pemda baik provinsi maupun kabupaten dan kota.

Pasalnya, SDM kesehatan dan pendidikan khususnya di wilayah Kalteng terutama pelosok atau pedesaan masih banyak mengalami kekurangan, sehingga pelayanan di kedua sektor tersebut dinilai belum maksimal. Padahal ini sangat penting untuk menciptakan masyarakat sehat dan generasi muda yang mampu bersaing kedepan.

"Sampai sekarang ini SDM atau tenaga kesehatan serta pendidik di wilayah Kalteng sebarannya masih belum merata. Sering kali dalam pelaksanaan reses kita kerap menerima aspirasi terkait harapan penambahan tenaga kesehatan maupun guru. Kita tentu menginginkan pemda serius memperhatikan hal tersebut," ujarnya, Senin, 6 Maret 2023.

Dirinya mengharapkan, ketika ada rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kesehatan maupun pendidikan agar pemda lebih mengutamakan alokasi penempatan di wilayah pelosok atau pedesaan untuk mengisi kekosongan di daerah yang minim bahkan tidak ada tenaga kesehatan serta pendidik.

Menurutnya dibandingkan dengan wilayah perkotaan, wilayah pelosok lebih perlu diutamakan sebab di wilayah perkotaan tenaga kesehatan maupun pendidikan sudah terlalu banyak, sehingga fokus pemerintah harus dapat lebih mengkhususkan penugasan di wilayah pelosok dibanding wilayah perkotaan.

--page

Di sisi lain, pemerintah juga perlu mendukung pembangunan di wilayah pelosok atau pedesaan agar ketika nantinya ada petugas kesehatan ataupun guru yang akan bertugas di pelosok dapat betah, baik itu memberikan rumah dinas yang layak serta sarana prasarana seperti jaringan listrik, telekomunikasi serta tunjangan pegawai yang bertugas di wilayah terpencil.

"Banyak yang enggan mengambil lokasi di wilayah pelosok ketika ada rekrutmen ASN atau PPPK itu dikarenankan sarana dan prasarana penunjang maupun pendukung yang belum memadai. Ini perlu menjadi perhatian, selain itu bisa juga pemerintah mengutamakan SDM lokal atau penduduk lokal yang memiliki kualifikasi dibidang yang dibutuhkan," imbuhnya. (DONNY D/J)