BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Wilayah Hukum dan Ham Provinsi Kalimantan Tengah, semenjak kejadian kaburnya empat narapidana, masif melakukan pengecekan infrastruktur, sarana dan prasarana yang ada di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan).
Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Ham Provinsi Kalimantan Tengah Hendra Eka Putra menyampaikan, saat ini kondisi ril infrastruktur lapas dan rutan di Provinsi Kalteng cukup tua.
Khususnya kondisi tembok lapas, sarana dan prasarana penunjang fungsi dan tugas pegawai yang ada di lapas dan rutan juga umurnya cukup tua, sehingga infrastruktur sarana dan prasarananya perlu diperbaiki.
"Hasil pemeriksaan ini nanti akan kita susun menjadi sebuah laporan, yang tentunya akan menjadi bahan kita untuk pendalaman kasus narapidana kabur dan bahan laporan kita ke pusat," Katanya, Selasa, 7 Maret 2023.
Sambungnya selain pemeriksaan kondisi infrastruktur, sarana dan prasarana di Lapas dan Rutan, pihaknya juga melakukan asesmen pegawai bekerja sama dengan pihak Kepolisian Daerah Provinsi Kalteng.
--page
"Dari hasil asesmen ini, nantinya kita jadi tau mana pegawai yang masih cocok jadi petugas regu jaga di rutan serta lapas, mana pegawai yang tidak cocok lagi jadi regu jaga, semua akan kita tempatkan sesuai dengan keahlian dan kondisi pegawai," tegasnya. (PATHUR/R)









