BORNEONEWS, Tamiang Layang - Perum Bulog Cabang Buntok mengeluarkan beras medium murah sebanyak 15 ton dalam empat kali kegiatan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan atau SPHP di Kabupaten Barito Timur.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pimpinan Perum Bulog Cabang Buntok Septaniasi Sawung saat kegiatan SPHP di Pasar Tani Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Rabu, 8 Maret 2023.
"Sudah 15 ton. Target awal kami 20 ton, namun kalau harga beras di Barito Timur masih tinggi dan animo masyarakat juga tinggi mungkin kami tingkatkan menjadi 30 ton," ucap Septiani.
Dia melanjutkan, kegiatan SPHP di Barito Timur akan dilanjutkan selama sebulan ke depan hingga menjelang hari raya Idulfitri. Pada kegiatan SPHP kali ini Bulog membawa beras sebanyak 3,75 ton dan minyak goreng 20 dus
Seperti diketahui, Barito Timur termasuk di antara 10 kabupaten se-Indonesia dengan potensi kenaikan harga beras tertinggi.
--page
Adapun daftar lengkap 10 kabupaten dengan potensi kenaikan harga beras tertinggi yakni Kabupaten Ende, Bantaeng, Probolinggo, Barito Timur, Sumba Tengah, Katingan, Dompu, Malinau, Lombok Timur dan Kabupaten Tapin.
Dengan demikian di Provinsi Kalteng sendiri terdapat dua kabupaten dengan potensi kenaikan harga beras tertinggi yakni Katingan dan Barito Timur. (BOLE MALO/J)









