PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Eddy Abdurrachman dalam rilisnya kepada Borneonews pada Rabu, 8 Maret 2023 mengatakan bahwa dalam Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum atau BLU bertajuk "BLU Inklusif Indonesia Optimis" yang dilaksanakan di pada 2 Maret 2023 dan kegiatan BLU Fair tanggal 3 Maret 2023 lalu pihaknya memamerkan kerajinan dari limbah sawit karya Santripreneur.

"Perwakilan Santripreneur UKMK Sawit BPDPKS kali ini adalah Pondok Pesantren Al Amin, Dumai, Provinsi Riau," kata Eddy.

Menurut Direktur BPDPKS ini, Santripreneur Pondok Pesantren Al Amin ini memiliki usaha kreatif berupa kerajinan lidi sawit.

"Tidak hanya itu, mereka juga mampu melakukan pengolahan limbah sawit untuk mendukung pertanian berupa biochar cangkang kelapa sawit," jelasnya.

Tidak berhenti di situ, lanjut Eddy, UKMK di bawah binaan BPDPKS ini juga mampu memanfaatkan solid dan tankos kelapa sawit, integrasi sawit sapi, serta berbagai produk makanan ringan.

--page

"Untuk mempromosikan beragam manfaat kelapa sawit booth BPDPKS juga menampilkan demo kerajinan batik sawit," tuturnya lagi.

Sementara itu, dalam arahannya pada Rapat Koordinasi BLU Tahun 2023, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan saat ini terdapat 264 BLU di seluruh Indonesia yang mengelola aset Rp1.170 triliun. Sepanjang 2022 realisasi pendapatan BLU mencapai Rp 89,5 triliun.

Dalam kegiatan Rapat Koordinasi BLU juga terdapat talkshow dengan narasumber Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (TESTI PRISCILLA/J)