PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Eddy Abdurrachman dalam acara Final Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sampai empat periode bukan tanpa alasan melainkan dengan tujuan menumbuhkan minat generasi muda terhadap komoditi kelapa sawit di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi semangat generasi muda untuk fokus dan berminat dalam melakukan penelitian tentang komoditas kelapa sawit nasional," kata Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman dalam rilisnya kepada Borneonews pada Rabu, 8 Maret 2023.

Eddy mengatakan bahwa BPDPKS berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi sebuah penyemangat bagi para generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam memperkaya khasanah keilmuan tentang kelapa sawit.

"Semangat ini juga akan melahirkan teknologi-teknologi baru dan kajian yang mendalam tentang perkelapasawitan Indonesia," tuturnya pula dalam acara final lomba riset tersebut.

Pada kesempatan yang sama juga dihadirkan 2 narasumber yaitu Profesor M Faiz Syuaib selaku Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Dr Tony Liwang dari Sinarmas Group sekaligus sebagai Anggota Komite Litbang BPDPKS.

--page

Program Grant Riset Sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS telah memasuki tahun keempat sejak dilaksanakan pada tahun 2016, 2018, 2021, dan kini 2023. Tahun ini, kemeriahannya lebih terasa dengan hadiah yang juga tidak sedikit mencapai Rp50 juta hanya untuk juara pertama, ditambah juara kedua sebesar Rp35 juta dan Rp25 juta untuk juara ketiga.

"Sejak dibukanya pendaftaran pada 1 Februari 2022, BPDPKS menerima sebanyak 351 proposal yang diusulkan oleh para mahasiswa S1 dan Diploma dari seluruh Indonesia," kata Eddy. (TESTI PRISCILLA/J)