PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pandemi Covid-19 telah menjadi pengalaman penting bagi masyarakat. Seiring dengan melandainya Covid-19, diharapkan menjadi momentum memperkuat kualitas hidup dengan cara konsistensi dalam menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat (PHBS).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengajak masyarakat menjadikan PHBS sebagai dasar untuk membentuk kondisi kesehatan masyarakat jangka panjang, baik itu dalam situasi dan kondisi pandemi maupun tidak.

“Menerapkan gaya hidup bersih dan sehat adalah budaya yang tidak mengenal batasan waktu, harus dijalankan dengan konsisten dan sempurna untuk sepenuhnya terjaga,” tuturnya.

Ia menuturkan munculnya beberapa penyakit baru maupun yang sudah ada sebelumnya, patut menjadi refleksi pentingnya membudayakan PHBS dalam berbagai aktivitas.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu 8 Maret 2023 kasus konfirmasi Covid-19 dan pasien sembuh tidak mengalami penambahan. Sedangkan, jumlah pasien meninggal dunia bertambah satu orang dari Palangka Raya.

--page

Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.442 kasus, pasien sembuh 58.684 orang, dan pasien meninggal dunia 1.740 orang.

Kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 8 orang dan yang isolasi mandiri ada 10 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,10 persen, dalam perawatan 0,02 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/H)