Kebakaran menghanguskan bagian atap barak 14 pintu di Jl MT Haryono Barat, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).


Barak milik Sugito merupakan bangunan semi permanen, sehingga hanya bagian atas atau atap yang berbahan kayu dan beratap genteng itu hangus terbakar. 


"Saat itu saya sedang berada di rumah, tiba-tiba ibu Dewi yang tinggal di kamar nomor 8 berteriak kebakaran, langsung saja saya dengan cepat keluar rumah," ujar Saiful, 21, yang merupakan penghuni barak nomor dua, Sabtu (5/3/2016). 


Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu sebagian besar penghuni barak berada di dalam rumah. Tiba-tiba ada kegaduhan di barak nomor delapan yang dihuni oleh Dewi. Mendengar hal itu, penghuni lainnyapun langsung keluar dari kamar. 


Mereka melihat api sudah membesar. Penghuni yang berada di samping rumah pun langsung berusaha menyelamatkan barang berharganya. Namun tidak banyak yang bisa diselamatkan, karena api dengan cepat menjalar ke atap samping kanan kiri barak tersebut. 


"Api cepat membesar. Saya saja hanya bisa menyelamatkan sebagian barang saja. Sedangkan yang lainnya hangus terbakar," lanjut Saiful. 


Sementara Kepala Pemadam Kebakar (Damkar) Sunardi mengatakan, informasi kebakaran pertama kali mereka terima sekitar pukul 19.00 WIB, merekapun dengan cepat datang ke lokasi tersebut. 


"Sekitar satu setengah jam kami berhasil memadamkan api dengan menurunkan enam armada damkar," ujar Sunardi. 


Ia tidak bisa memastikan kebakaran tersebut diakibatkan apa. Namun yang pastinya api itu membakar atap barak 14 pintu. Sedangkan bagian bawah masih utuh, karena bangunannya terbuat dari beton. 


"Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, hanya saja ada seorang penghuni barak yang alami luka ringan," ungkap Sunardi. (BORNEONEWS M HAMIM/m)