JEFRIANUR (21 tahun) warga Jalan Iskandar 17, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) babak belur dikeroyok warga, akibat ulahnya yang nekat mencuri jaket di toko Medium Cloth, Jalan DI Panjaitan, Sabtu (5/3/2016) malam.
“Sempat lari, namun saya teriyaki maling, sehingga warga sekitar langsung mengepung dan memukulinya,” ujar Hendra alias Gurdau, penjaga toko tersebut, Minggu (6/3/2016).
Saat melakukan pencurian, pria tersebut nampak mabuk. Dia juga sempat melarikan diri, namun korban langsung berteriak maling, sehingga warga sekitar langsung mengepung dan memukulinya.
Saat ini maling tersbeut masih ditahan selama tiga hari di Mapolsek Katepang, guna memberikan efek jera. “Setelah saya dapatkan kembali jaket saya tersebut, saya langsung damai saja. Namun dirinya tetap ditahan selama tiga hari oleh polisi untuk diberikan efek jera,” lanjut Gurdau.
Sementara, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu kondisi lampu di tokonya sedang padam, dan hanya di terangi oleh lampu tembok. Tidak beberapa lama, datang pelaku dengan tinkah laku yang aneh akibat mabuk obat zenith, dan berbincang masalah pekerjaan dengan korban.
Korban yang merasa itu adalah pembeli, dia pun melayaninya sambil berbincang masalah pekerjaan. Di mana saat itu pelaku bertanya lowongan pekerjaan di toko tersebut. Korbanpun hanya menjawab seadanya saja. Hingga sekitar 15 menit berbincang, pelakupun pamit untuk pulang.
Korban yang tidak menyangka Jefrianur itu maling langsung duduk kembali di kasir. Beruntung seorang temannya yang saat itu duduk di depan kasir melihat pelaku membawa bungkusan.
Korbanpun langsung memeriksanya, dan ternyata selembar jaket miliknya yang digantung di motor raib dibawa pelaku. Korbanpun langsung mengejarnya menggunakan motor, hingga sekitar berjarak 300 meter dari tempat itu, pelaku berhasil ditangkap warga, bahkan babak belur dihajar warga.
(MH/B-7)


